#PadiMeetup, Pelatihan Membaca dan Menulis Review

20.22 Dini Ratnadewi 0 Comments


Minggu 29/04/16 saya menghadiri event #PadiMeetup yang diselenggarakan di Plasa Telkom Group Lembong. Sebetulnya hari itu saya berniat pergi ke event Hotaru (festival kebudayaan Jepang yang di adakan di ITB), namun ternyata beberapa hari sebelumnya saya malah tertarik untuk mengikuti acara #PadiMeetup yang di infokan melalui email. Tanpa pikir panjang saya langsung mendaftar setelah memilih 1 judul buku yang terbitan Balai Pustaka yang sudah dibaca. Sebetulnya saya belum pernah membaca buku - buku terbitan BP, kecuali buku pelajaran waktu jaman sekolah dulu. Setelah menimbang dan memutuskan :p, akhirnya pilihan saya jatuh pada novel karya Abdul Muis yang berjudul Salah Asuhan. Awalnya saya tertarik dari judul buku tersebut, saya kira isi buku ini tentu masih relevan dengan kondisi sosial saat ini. Tapi setelah di buka, bahasanya bro..melayu formal cyin pusing jadinya :)) karena harus benar di pahami maksud kalimatnya. Skip..

#PadiMeetup sendiri adalah Workshop Pustaka Digital (Padi) yang di selenggarakan berkat kerja sama Telkom Indonesia dengan IBC, Nulisbuku.com, Zettamedia dan Storial.co. Sebetulnya acara ini juga merupakan launching aplikasi Padi itu sendiri. Padi atau pustaka digital merupakan aplikasi yang disediakan Telkom untuk membaca ebook.

Padi dapat di buka via Web atau Gadget
Sebagai orang yang malang melintang dalam dunia perIT'an (aseeek :P), menurut saya aplikasi ini belum cukup matang untuk bisa launching ke publik. Masih banyak bugs dan perbaikan lain yang harus di perbaiki. Ini opini pribadi maaf loh ya :)

Selain launching aplikasi padi, event ini juga seru banget. Ada juga pelatihan membaca dan menulis. Sebagai narasumber dalam pelatihan membaca adalah Mbak Ollie, beliau adalah Chief Content Officer di ZetttaMedia.id. Jangan bayangkan ini pelatihan membaca seperti anak TK yah. Bukan, bukan sama sekali. Beliau menjelaskan teknik membaca cepat untuk membaca buku. Ada teknik scanning, ada teknik membaca menggunakan pola S dan Z, teknik membaca dengan batas kolom dengan garis imajinasi dan membaca menggunakan jari telunjuk. Setelah di coba, saya pusing pemirsa hahhah balik ke teknik konvensional aja deh :D.

Mbak Ollie narasumber dalam pelatihan membaca
Narasumber selanjutnya adalah Mbak Feby Indirani, beliau adalah seorang Writer dan Journalist. Beliau bertanggung jawab untuk memberikan ilmu mengenai penulisan sebuah review. Ternyata menulis review tidak bisa sembarangan, ada kaidah - kaidah tertentu juga yang harus di perhatikan. Menulis review buku non fiksi dan buku fiksi juga berbeda loh tekniknya. Berikut ini tips yang beliau bagikan :
1. Sebelum mereview, pilihlah buku yang sesuai dengan bidang atau minat kita untuk di ulas.
2. Harap di catat, mereview bukan menulis atau menceritakan ulang buku yang sudah kita baca. Artinya tidak harus semua detail kita cantumkan dalam review.
3. Hati - hati dengan spoiler.
4. Membaca buku tersebut sampai tuntas.
5. Temukan gagasan utama disetiap paragraf atau bab nya.
6. Membuat kerangka tulisan.

Mbak Feby, sedang menjelaskan teknik menulis review
Nah gimana, ribet - ribet seru kan :D. Oia, di event ini saya bertemu lagi dengan beberapa rekan dari Blogger Bandung. Sebelahan banget dengan Mbak Lendy, pas duduk dengan pede nya saya tanya "dari Blogger Bandung yah? ibujerapah.com kan ?" kemudian di jawab "Bukan, kalau ibujerapah.com Mbak Dessy". Kemudian saya senyum sambil nahan malu. Maafkan ke sotoyan saya Mbak Lendy :) sekarang gak salah lagi koq. Mudah - mudahan.

Isi Goodie bag dari evet #PadiMeetup, Laptop tidak termasuk :P
Dalam event ini juga ada sosialisasi Book Review Competition loh. Bagi yang ingin berpartisipasi bisa membaca info lengkapnya disini. Semoga info ini bermanfaat :)

You Might Also Like

0 komentar: