Pengalaman Menabung Emas Di Pegadaian

14.56 Dini Ratnadewi 8 Comments



"Bang bing bung yuk, kita nabung..tang ting tung hey jangan di hitung..tau2 kita nanti dapat untung 🎤🎤". Ada yang masih ingat dengan lirik lagu tadi, lagu ini cukup populer waktu saya kecil dulu hahha. Lagu yang di ciptakan oleh Titiek Puspa ini memiliki pesan yang bagus untuk anak2, yakni mengajarkan untuk belajar menabung sedari dini. Dulu nabungnya masih di celengan, pake uang recehan sisa jajan 😁. Seiring berkembangnya zaman, tempat menabung gak cuma di celengan ada banyak bank pemerintah maupun swasta yang bahkan bersaing satu sama lain untuk menggaet para nasabahnya. Bahkan tabungan nya pun gak cuma berupa uang.

Beberapa tahun ini lagi ngetrend menabung dalam bentuk emas, yup cara lain berinvestasi adalah dengan menabung si logam mulia yang satu ini. Salah satu lembaga yang menawarkan pelayanan ini adalah Pegadaian. Sebelumnya seorang teman pernah bercerita, bahwa dia membuka rekening tabungan emas di Pegadaian. Sempat tertarik namun gak jadi2 buka rekening hahah 😂, selalu saja ada aral melintang. Sampai akhirnya hampir 1 tahun yang lalu, dalam sebuah event blogger saya berkesempatan membuka rekening tabungan emas Pegadaian. Alhamdulilah.

Saat itu saya mendapat voucher sebesar 50rb, yang kemudian dicairkan dalam bentuk tabungan emas. Lumayan, saya tinggal nerusin aja heheh. Syarat pembukaan rekeningnya juga gampang, hanya memerlukan kartu identitas yang masih berlaku, mengisi formulir serta membayar biaya administrasi sebesar 10rb dan biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar 30rb. Selain itu pembelian emas bisa dilakukan sebanyak 0,01 gram, dan kita dapat menabung di cabang mana saja (gak mesti di cabang tempat membuka rekening).

Sebelum membeli emas, biasanya saya cek ricek harga dulu. Harga emas cenderung cepat berubah, karena itu ketika harganya murah biasanya saya akan cepat2 membeli 😁. Oia, tabungan emas ini dapat di ambil dalam bentuk uang tunai atau di cetak menjadi batangan emas. Harga saat mengambil tabungan pun akan di sesuaikan dengan harga yang berlaku pada hari itu. Untuk lebih jelasnya silakan buka disini.

Kebetulan beberapa hari yang lalu, saya mengambil tabungan itu dalam bentuk uang tunai. Pengambilan hanya dapat dilakukan di cabang tempat membuat tabungan. Waktu itu hari Sabtu, dan kata satpam nya gak bisa transaksi pas hari itu..transaksi hanya bisa di lakukan pada hari Senin - Jumat. Kemudian saya jelaskan bahwa saya mau mengambil tabungan emas, bukan mau menjual emas *rupanya pak satpam salah tanggap. Setelah satpam bertanya ke dalam, alhamdulilah ternyata bisa 😇. Dengan menyertakan kartu identitas asli, transaksi pun berjalan dengan cepat. Mudah kan ?

~ 8 Mei 2017 ~

You Might Also Like

8 komentar:

  1. Kayaknya investasi emas mnguntungkan juga ya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa mas, menguntungkan banget khususnya buat saya..jadi investasi jangka menengah :)

      Hapus
  2. halo mbak. kalau ngambil tabungan dalam bentuk tunai di bukan tempat membuat tabungannya ga bisa kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kaya nya gak bisa mbak, saya selalu di arahkan untuk mengambil tabungan di cabang tempat pembukaan rekeningnya...

      Hapus
  3. Oo.. Kalo nabung emas, , bisa dihari Sabtu ya..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. setau saya bisa, cuma jam operasional ny sampe jam 13.00 kalo sabtu

      Hapus
  4. ACHMAD REVALDY31 Januari 2018 08.57

    KALAU BOLEH MENABUNG NYA 10RB TIAP HARI BISA KAH?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kaya nya sih bisa, cuma saran saya mending 10rb ny di kumpulin dulu tiap hari dirumah..seminggu atau 2 minggu sekali baru bawa ke pegadaian, karena lumayan ngantri juga disana :)

      Hapus