Balada Mpasi Daliya

Assalamualaikum...
Beberapa hari ini anak saya mulai MPASI. Kata orang masa2 ini adalah waktu yang di tunggu dan seru2 nya..
Segala printilan kebutuhan MPASI sudah saya list jauh2 hari. Beberapa barang saya beli dengan kondisi preloved alias bekas, kaya booster seat. Selebihnya ada yang beli baru atau pake yang udah ada.
Di hari awal, saya suapi pisang.. Alhamdulillah dia gak nolak dan habis beberapa sendok. Sendok nya sendok bayi yaa heheh.. untuk permulaan saya gak mau ngasih banyak2. Kemudian beberapa hari setelah nya saya beri wortel dan tahu..
Eh la dalah anaknya malah nolak, gak mau makan.. mamak jadi sedih huhu aksi GTM nya berlangsung sampe tadi sore tiap mau di suapi langsung mingkem dan buang muka terus. Mau ta' paksa takut anaknya jadi trauma dan gak mau makan sama sekali.
Mamah saya sampe bilang..mungkin karena gak ada rasanya jadi dia menolak makan. Kalo dipikir2 iyaa juga sih selama ini makanan nya ada rasa manis alami dari buah2an yang saya berikan. Wortel dan tahu yang kemarin memang gak saya kasih garam, karena dari artikel yang saya baca katanya gak boleh pake garam dan gula. Makanan nya jadi hambar...
Duh galau juga mamak nih..
GTM nya gak usah lama2 yaa Daliya sayang..
-------------------------------------------------------------------
Postingan tak penting 
~Cirebon, Desember 2018~

Review : Pigeon Nipple Care Cream


Bismillahirrahmanirrahim...

Bagi ibu baru kaya saya pasti pernah mengalami yang namanya puting lecet saat menyusui. Waktu itu rasanya puting seperti mau copot huhu *iyaa saya cemen, gak nyangka meng-ASI-hi ternyata sesakit itu. Panas, perih, senut-senut.. pokoknya campur aduk deh. Sempet pengen berhenti ngasih ASI, tapi begitu liat baby saya jadi gak tega..sakit pun saya tahan dan tetap memberi ASI kapan pun dia mau *sambil berderai air mata. Sekarang anak saya udah 5 bulan heheh semoga tetap bisa meng-ASI-hi sampe lulus nanti.. mohon doanya.

Puting lecet yang saya alami gak bisa saya diemin, nanti malah makin parah dan mengganggu proses menyusui :'( . Banyak orang menyarankan cream untuk mengobati luka di puting, sampe akhirnya suami beliin Pigeon Nipple Care Cream. Alhamdulillah setelah pake cream ini, luka di puting saya berangsur-angsur mengering dan sembuh. Tentu hasilnya gak instan yaa..kita emang harus telaten sih.

Pigeon nipple care cream ini berguna sebagai penolong dan pencegah lecet pada puting. Nah, berikut ini ulasan tentang Pigeon Nipple Care Cream yang saya pakai.

Kemasan
Nipple care cream ini dikemas dalam bentuk tube kaya sabun2 pembersih wajah gitu. Kemasan luarnya standard aja -cuma pake kemasan kardus biasa.

Penampang tube nya lumayan besar, jadi kita mesti hati2 pas ngeluarin cream nya. Rentan bleberan juga. Jika dibandingkan dengan nipple care cream lain, produk ini termasuk banyak karena memiliki berat 50gr.

Tekstur
Jujur untuk tekstur saya gak terlalu suka, karena tekstur dari cream ini sticky banget dan padat. Agak repot juga pas saya lagi pake cream ini, terus anak saya nangis pengen nenen. Buru2 di bersihin deh karena saya takut cream nya kemakan.


Kandungan

  • Cream ini mengandung 100% Ultrapure grade, USP modified lanolin. Lanolin ini kaya akan emolien alami yang berasal dari bulu domba.


Selain itu, produk ini gak mengandung parfum dan bahan pengawet, jadi bisa di gunakan saat menyusui. Tapi saya orangnya takutan hahah jadi tetap saya bersihin dulu kalo mau nyusuin.

Kegunaan
Pigeon nipple care cream ini berfungsi untuk melindungi kulit dan membantu mencegah puting payudara dari kekeringan dan pecah2. Produk ini dapat juga di gunakan pada bayi bila mengalami kulit kering.

Cara Pemakaian
Untuk busui pemakaian nya cukup dengan mengoleskan krim ke seluruh area puting setelah menyusui atau pada saat dibutuhkan.

Sedangkan untuk perawatan prenatal atau sebelum melahirkan, buibu bisa mengaplikasikan krim pada puting saat memasuki trimester terakhir.

Kesan setelah pemakaian
Meskipun cream ini bertekstur padat dan lengket, ternyata pas saya aplikasikan ke payudara yang luka langsung ter-apply* dengan baik *duh ini bahasanya apaan ya :D.

Hanya saja memang jadi gak cepat meresap dan jadi meninggalkan kesan basah. Butuh beberapa waktu juga buat bikin puting saya jadi lembab. Lama kelamaan puting saya berasa ada sensasi adem nya hahah gak perih lagi.

Harga
Kisaran harga yang di tawarkan mulai dari IDR 165.000, suami belinya di Shopee harganya segituan. Kalo masalah harga kayanya tergantung belinya dimana hahha.

Buy or Bye
Menurut saya produk ini worth to buy..mengingat fungsi yang dimilikinya ngebantu banget buat saya. Dengan harga yang memang agak sedikit mahal tapi dengan berbagai macam kegunaan, produk ini sangat layak untuk ada di tas para mommy.

Semoga bermanfaat..

~Cirebon, November 2018~


Tentang Daliya


Kata orang tak kenal maka tak sayang, begitu pula yang mama rasakan ketika tahu bahwa kamu sedang tumbuh di perut mama. Tak pernah terbayang sebelumnya, Tuhan akan secepat ini mempercayakan kamu kepada mama dan ayah. Hanya berselang 1 bulan dari pernikahan kami, mama mulai merasakan tanda-tanda keberadaanmu. Mama memang sempat kaget dan tak percaya, tapi seiring berjalannya waktu mama dengan senang hati menerima kehadiranmu. Kuasa Tuhan lagi-lagi bekerja disini, ketika rasa cinta dan sayang mama tumbuh bahkan sebelum mama bertatap muka denganmu.

Nak, segala prioritas mama dan ayah berubah total ketika kamu hadir. Kini mama dan ayah tak lagi ambisius mengejar mimpi kami. Mimpi kami adalah kamu..semua yang kami lakukan saat ini adalah untukmu, demi kebaikanmu.

Mama selalu ingat, di bulan2 pertama mama mengandung sampai masuk di trimester kedua kamu gak pernah menyulitkan mama. Seolah-olah kamu mengerti bahwa kita hanya tinggal berdua, di Bandung saat itu. Ayah sedang bergelut dengan pekerjaannya dikota lain, dan selalu menyempatkan diri untuk menengok kita di akhir minggu. Terimakasih karena sudah menjadi anak yang baik, yang mengerti keadaan mama dan ayah.

Rabu 6 Juni 2018, melalui prosedur operasi mama bisa mendengar tangisan pertamamu. Alhamdulillah..kamu telah lahir dengan selamat dan sehat. Tak ada yang dapat mengungkapkan betapa bersyukurnya kami atas kehadiranmu. Sebuah nama indah pun sudah ayah persiapkan untukmu "Daliya Arifa Azkadina".

Selamat datang sayangku. Semoga kelak kamu menjadi anak yang sayang orangtua, berguna bagi agama dan bangsa serta memiliki budi pekerti luhur. Aamiin..

We love you Daliya 😘

~Cirebon, Juni 2018~